Rumah Disambar Petir, Bale Bengong Hancur


Selain menyebabkan sejumlah rumah warga di Banjar Delod Puri, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan rusak akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras dan kilatan petir yang terjadi Kamis siang (26/10), cuaca buruk itu juga mengakibatkan sebuah rumah di Banjar Tunggal Sari, Desa Dauh Peken, Tabanan, tersambar petir. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, petir menyambar bangunan Bale Bengong milik pasangan suami istri H. Ambdi, 70, dan Hj. Aminah, 65, yang berada di lantai III rumahnya tepatnya di Komplek Masjid Agung Tabanan Blok M.

Yayu Darsini, 51, anak korban menuturkan, saat peristiwa itu terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuni rumah ke Surabaya. Namun menurut tetangganya, sekitar pukul 16.00 tiba-tiba saja terdengar suara ledakan cukup keras dari atas rumah korban, bahkan pemubug bale bengong terbang dan menimpa bangunan tempat menyimpa perlengkapan pernikahan yang ada di bawahnya. Kemudian skring listrik ikut meledak dan mengeluarkan asap, seketika itu pula listrik padam. “Tetangga saya bilang, suara ledakannya cukup keras. Dan waktu saya sampai dirumah, semua sudah berantakan. Bagian atap dari bale bengong di atas ada yang jatuh dan menimpa atap bangunan di bawah,” paparnya Jumat kemarin (27/10).

Darsini menambahkan, pihaknya menduga petir menyambar akibat penangkal petir yang dipasang posisinya miring setelah tertiup angin kencang yang mengawali hujan deras turun. Petir diduga datang dari arah barat dan langsung menyambar atap bale bengong yang biasa ia gunakan untuk bersantai dengan keluarganya. “Dan baru tadi penangkap petirnya kami perbaiki posisinya,” lanjutnya.

Akibatnya atap bale bengong pun berlubang cukup parah, dan atap bangunan yang ada di bawahnya yang terbuat dari asbes pun juga berlubang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun sudah menghubungi PLN untuk melakukan perbaikan terhadap listrik yang padam akibat meledaknya sekring listrik. Hanya saja ia tidak bisa memastikan berapa kerugian yang dialaminya akibat musibah tersebut. “Kurang pasti, palingan sekitar Rp 15 Juta,” tandasnya.